Artikel Kelompok Klasium : Peran Kalsium dalam proses Pembentukan tulang

 


Kelompok Kalsium dalam Proses Pembentukan Tulang

Oleh: Raissa Chintadina Irwansyah

Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)

Pendahuluan

Tulang adalah bagian penting dari tubuh manusia yang berfungsi sebagai penopang tubuh, pelindung organ vital, serta tempat produksi sel darah. Proses pembentukan tulang atau osteogenesis sangat dipengaruhi oleh kecukupan asupan nutrisi, terutama kalsium. Kalsium dikenal sebagai mineral utama dalam pembentukan tulang, namun peran optimalnya tidak akan maksimal tanpa dukungan dari “kelompok kalsium”, yaitu nutrien lain yang membantu penyerapan dan metabolisme kalsium.

Apa Itu Kalsium dan Mengapa Penting?

Kalsium adalah mineral terbanyak dalam tubuh manusia. Sekitar 99% kalsium disimpan dalam tulang dan gigi. Fungsi utama kalsium antara lain:

Membangun dan memelihara kekuatan tulang

Membantu kontraksi otot

Mengatur fungsi saraf

Membantu pembekuan darah

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja, serta risiko osteoporosis di usia lanjut.

Siapa Saja Anggota “Kelompok Kalsium”?

Kelompok kalsium terdiri dari beberapa nutrien yang saling bekerja sama dalam proses metabolisme tulang, antara lain:

1. Vitamin D

Vitamin D membantu penyerapan kalsium di usus. Tanpa vitamin D, hanya sedikit kalsium yang bisa diserap tubuh. Sumber vitamin D: sinar matahari pagi, ikan berlemak (salmon, sarden), dan kuning telur.

2. Magnesium

Magnesium diperlukan untuk mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya. Selain itu, magnesium juga berperan dalam struktur tulang. Sumber: kacang-kacangan, sayuran hijau, dan biji-bijian.

3. Fosfor

Fosfor bekerja sama dengan kalsium dalam membentuk kristal hidroksiapatit, komponen utama dalam tulang dan gigi. Sumber: daging, susu, dan telur.

4. Protein

Protein dibutuhkan dalam pembentukan kolagen, jaringan dasar pembentuk tulang sebelum mengeras dengan mineral. Tanpa protein yang cukup, pembentukan tulang menjadi tidak optimal.

5. Vitamin K
Vitamin K berperan dalam aktivasi osteokalsin, yaitu protein yang membantu pengikatan kalsium ke tulang. Sumber: sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale.

Proses Pembentukan Tulang
Pembentukan tulang terjadi melalui dua proses utama:
Osteogenesis: Proses pembentukan tulang baru oleh sel osteoblas.
Remodeling tulang: Penggantian jaringan tulang lama dengan jaringan baru.

Proses ini berlangsung seumur hidup, tetapi sangat aktif pada masa anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, asupan kalsium dan nutrisi pendukung sangat penting selama masa pertumbuhan.

Kesimpulan
Kalsium memang sangat penting dalam pembentukan tulang, tetapi perannya tidak berdiri sendiri. Ia bekerja bersama “kelompok kalsium” seperti vitamin D, magnesium, fosfor, protein, dan vitamin K untuk mendukung kesehatan tulang secara menyeluruh. Sebagai mahasiswa gizi, penting bagi kita untuk memahami bahwa keseimbangan asupan nutrisi sangat menentukan kesehatan jangka panjang, terutama kesehatan tulang.

Daftar Pustaka
(Contoh saja, kamu bisa sesuaikan dengan referensi yang kamu gunakan)
keseimbangan asupan nutrisi sangat menentukan kesehatan jangka panjang, terutama kesehatan tulang.

Daftar Pustaka
(Contoh saja, kamu bisa sesuaikan dengan referensi yang kamu gunakan)
1. Almatsier, S. (2020). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
2. Widya K, et al. (2022). “Peran Nutrisi dalam Pembentukan Tulang pada Remaja.” Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(2): 45–53.
3. Kemenkes RI. (2021). Pedoman Gizi Seimbang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

perduli digital mental health, Unusa Perkenalan Nomolitera

Blog Fakul Kes, Materi 3