Blog Day 1 PKKMB

Nama: Raissa Chintadina Irwansyah

Fakultas Kesehatan

Prodi Gizi

Materi 1

Kepada Prof. Yudi Latif, MA., Ph.D

Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia / PSIK - Indonesia

Tema : Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangga, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Kemerdekaan Indonesia ini menjadi modal, Kemerdekaan Indonesia ini beda dengan negara-negara yang lain, Kemerdekaan ini diberikan, dihadiahkan oleh penjajahnya tapi kita sendiri meperburuk dan mempersulit. Dan Surabaya merusak kekuatan perlawanan yang gigih bangsa ini mencapai kemerdekaan. Dan kemerdekaan ini menjadi template, model di Asia dan Akuka. Indonesia tidak sebagai negara kemerdekaan saja , tapi negara Indonesia juga sebagai Solidaritas bangsa-bangsa bekas Penjajah.

Bungkarno sering mengajukan pertanyaan. Indonesia memiliki luas wilayahnya, tapi ditentukan oleh karakter dan kualitas manusia nya 'Quality and Omkomity'. ditentukan oleh tekad yang terpancar berkualitas dan berkarakter manusia, Jadi kita boleh menyukai banyak Sumber daya alam yg luar biasa tapi klu kita tidak bisa membangun karakter manusia tidak akan bisa mencapai kemampuan yg bisa membuat kita terhormat di mata dunia.






Materi 2

kepada Bpk. Erisandy Yudhistira
Priority Banking Manager Bank Mandiri
Tema : Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan Mahasiswa

Zaman sekarang kita sudah dimudahkan sekali, bahkan kita tinggal klik brang yg kita butuhkan datang ke rumah , kost, kampus atau sesuai dengan alamat yang di share. Ini menjadi satu peluang dan satu ancaman bagi semua, dimana peluang nya adalah bahwa saat ini kebutuhan konsumsi kita itu bisa didapat kan diperoleh secara lebih cepat, contohnya kita ingin membeli kebutuhan untuk pkkmb, tidak perlu keluiar rumah, kalian bisa langsung klik aplikasi tertentu untuk bisa menunjangkebutuhan tersebut dan bisa datang dalam waktu satu jam / dua jam saja. Sedangkan ancamannya, bahwa yamh sering di hadapi di sekitar lingkungan, saat ada kemudahan tersebut orang yang tidak punya uang sekali pun bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di dalam nya tersa sangant mudah dan cepat.
Jika kita tidak bijak dalam mengelola keuangan tersebutitu bisa menyebabkan kita kesulitan di kemudian hari. Ada satu quote yang menarik,


Investor itu adalah diri kita sendiri. Aset yg paling penting adalah potensi yang bisa di dapatkan masing masing individu. Rata rata pensiunan di indonesia masiih menggantungkan kehidupan dari penghasilan dari anak sendiri atau menantu sendiri yaitu sebesar 39,6%, yang kedua dari hasilnya bekerja atau usahanya yaitu sebesar38,2%. 

Materi 3

Kepada Prof. Kacung Marijan, Drs., MA.,Ph.D - Wakil Rektor 1 UNUSA
Tema : Sistem Pendidikan Tinggi di Unusa

1. Afiliasi: UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter.
 Visi & Misi: Umumnya fokus pada mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan memadukan keilmuan universal dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).
 Status: Terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).



 2. Struktur Akademik
 Fakultas dan Program Studi: UNUSA menyelenggarakan pendidikan melalui berbagai fakultas. Contoh program studi yang umumnya ada (perlu dicek di website resmi untuk update):
 Fakultas Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter, Profesi Dokter.
 Fakultas Kesehatan Masyarakat: S1 Kesehatan Masyarakat.
 Fakultas Ilmu Kesehatan: S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Kebidanan, Profesi Ners.
 Fakultas Sains dan Teknologi: S1 Teknik Informatika, S1 Biologi.
 Fakultas Ekonomi dan Bisnis: S1 Manajemen, S1 Akuntansi.
 Fakultas Agama Islam: S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Ekonomi Syariah, S1 Perbankan Syariah.
 Fakultas Psikologi: S1 Psikologi.
 Fakultas Hukum: S1 Ilmu Hukum.
 Jenjang Pendidikan: Menawarkan program:
 Sarjana (S1): Durasi 4 tahun (8 semester).
 Profesi: Untuk bidang kesehatan (Dokter, Ners, Apoteker) setelah S1.
 Diploma (D3): Durasi 3 tahun (6 semester), misalnya D3 Kebidanan.


 3. Sistem Pembelajaran
 Sistem Kredit Semester (SKS): Sistem utama di UNUSA, sesuai standar nasional.
 1 SKS: Setara dengan 50 menit aktivitas per minggu selama 1 semester (16 minggu), mencakup tatap muka, tugas, ujian, dan studi mandiri.
 Beban Studi: Rata-rata 20-24 SKS per semester untuk S1.
 Kurikulum:
 Kurikulum Nasional: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
 Kurikulum Khas UNUSA: Mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an (misal: mata kuliah Ke-NU-an, Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam dengan perspektif Aswaja) ke dalam berbagai program studi, termasuk non-keagamaan.
 Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Implementasi program pemerintah untuk fleksibilitas pembelajaran (magang, pertukaran pelajar, proyek di desa, dll).
 Metode Pembelajaran: Kombinasi:
 Tatap Muka (Offline): Kuliah, praktikum (khususnya kesehatan), diskusi.
 Blended Learning: Perpaduan offline dan online (menggunakan LMS seperti Moodle, Google Classroom, atau platform UNUSA).
 Student-Centered Learning: Mendorong partisipasi aktif mahasiswa, diskusi, presentasi, dan penelitian sederhana.
 Penilaian: Berdasarkan:
 UTS (Ujian Tengah Semester)
 UAS (Ujian Akhir Semester)
 Tugas Individu/Kelompok
 Kehadiran & Partisipasi
 Praktikum/Projek
 Indeks Prestasi (IP): Skala 0.00 - 4.00.


 4. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
 Jalur Pendaftaran: Umumnya mencakup:
 Jalur Prestasi/Akademik: Bagi siswa dengan nilai rapor/UN yang tinggi.
 Jalur Ujian Mandiri (UM-UNUSA): Tes tertulis (biasanya TPA, Tes Potensi Akademik, dan Tes Bidang Studi) yang diselenggarakan UNUSA.
 Jalur SPAN-PTKIN: Seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (diikuti beberapa PTKIN dan PTS Islam seperti UNUSA).
 Jalur UM-PTKIN: Ujian masuk bersama PT Islam (serupa SPAN-PTKIN).
 Jalur Hafidz/Hafidzah: Khusus untuk penghafal Al-Qur'an (biasanya ada kuota khusus).
 Persyaratan Umum:
 Lulus SMA/SMK/MA/Sederajat.
 Memenuhi nilai rata-rata yang ditentukan (tergantung jalur).
 Surat keterangan sehat (khusus untuk prodi kesehatan).
 Pas foto, ijazah/transkrip nilai (legalisir), dll.

 5. Sistem Penjaminan Mutu
 Akreditasi: Program studi dan institusi diakreditasi oleh BAN-PT. Peringkat akreditasi (Unggul, A, B, C) menjadi indikator kualitas.
 Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): UNUSA memiliki sistem untuk memastikan mutu:
 Evaluasi Kurikulum: Rutin dilakukan penyesuaian.
 Evaluasi Pembelajaran: Melalui kuisioner mahasiswa, evaluasi dosen.
 Audit Mutu Internal: Dilakukan oleh unit penjaminan mutu universitas.
 Pelaksanaan Standar: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan SN-DIKTI.
 Tracer Study: Melacak lulusan untuk mengetahui relevansi kurikulum dengan dunia kerja dan kepuasan pengguna lulusan.

 6. Layanan Mahasiswa & Fasilitas
 Layanan Akademik: Biro Administrasi Akademik (BAA), sistem informasi akademik online (untuk KRS, nilai, jadwal, keuangan).
 Layanan Kemahasiswaan: Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimbingan konseling, beasiswa, aktivitas ormawa/UKM, pengembangan softskill).
 Perpustakaan: Fisik dan digital (e-journal, e-book).
 Laboratorium: Lab praktikum (khususnya untuk prodi kesehatan, sains, teknologi), lab komputer, lab bahasa.
 Fasilitas Umum: Ruang kelas ber-AC, masjid/kampus musholla, wifi area, kantin, area parkir, fasilitas olahraga.
 Rumah Sakit Pendidikan: Untuk prodi kesehatan (biasanya bekerjasama dengan RS NU atau RS lain di Surabaya).

 7. Biaya Pendidikan
 Komponen Biaya: Umumnya terdiri dari: SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan): Dibayar sekali di awal masuk (bisa dicicil).
 SPP Tetap/SPP Variabel: Dibayar per semester (besarnya tergantung program studi dan jenjang).
 Biaya Praktikum/Keterampilan: Khusus prodi tertentu (kedokteran, keperawatan, farmasi, dll).
 Biaya Registrasi & Kegiatan Mahasiswa.
 Kemudahan Pembayaran: Biasanya tersedia cicilan dan beasiswa (Beasiswa Prestasi, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Bidikmisi (KIP Kuliah), Beasiswa dari Yayasan/Lembaga, dll).

 8. Karakteristik Khas UNUSA
 Penguatan Nilai Aswaja: Integrasi nilai Islam moderat, toleran, dan berbasis kearifan lokal dalam semua aspek akademik dan non-akademik.
 Fokus pada Kesehatan: Memiliki fakultas/prodi kesehatan yang kuat (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) dengan fasilitas pendukung.
 Keterlibatan dalam Masyarakat: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat (KKN) yang berbasis pada nilai-nilai sosial-keagamaan.
 Lingkungan Kampus Religius: Atmosfer Islami dengan kegiatan keagamaan rutin (pengajian, dll) yang
 terbuka dan inklusif.


 Kesimpulan:
Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu. Sistem penerimaan mahasiswa beragam dengan kemudahan biaya melalui beasiswa.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artikel Kelompok Klasium : Peran Kalsium dalam proses Pembentukan tulang

perduli digital mental health, Unusa Perkenalan Nomolitera

Blog Fakul Kes, Materi 3